TADI SUDAH DIBAYAR SAMA TANTENYA !!!

Seperti biasanya di akhir minggu, kalau suamiku sibuk pekerjaan atau sedang berada di luar kota, aku mengajak anak gadisku yang menginjak remaja (kelas 1 SMA) untuk jalan-jalan dan kadang sekalian makan sian atau malam di mal-mal tertentu. Suatu ketika aku dan anak gadisku makan malam di restaurant tertentu di bilangan Jakarta Selatan. Setelah mengorder makanan kesukaan kami masing-masing, karena biasanya yang itu-itu juga karena khawatir tidak cocok dengan menu baru atau yang lainnya, kami mengobrol apa saja terutama soal sekolah dan teman-temannya. Setelah makanan disajikan pun kami kembali meneruskan obrolan-obrolan tadi. Aku memang berusaha dan membiasakan menjadi teman bagi anakku, tentunya supaya ia tidak merasa canggung, akrab dan mau mengutarakan apa saja yang dirasakan dan dialaminya kepadaku sehingga aku dapat membantunya mengatasi problem masa remajanya secara maksimal. Kami berdua memang layaknya sudah seperti teman akrab saja. Ketika aku sudah selesai makan dan anakku hampir selesai makan, aku menitipkan uang kepada anakku secukupnya untuk membayar makanan sementara aku pergi dulu ke toilet karena sudah kebelet BAK. Ketika menuju toilet dan mendekati Kasir, aku berubah pikiran untuk membayar dulu saja daripada nanti anakku repot dan lama juga biar kami bisa cepat segera pulang atau melihat-lihat yang lain lagi. Setelah membayar akupun masuk ke toilet perempuan. Setelah beberapa lama di dalam toilet maka akupun bergegas keluar, namun di kejauhan kulihat anakku sedang berbicara dengan mbak di Kasir. Aku pun segera memberi isyarat bahwa aku sudah membayar makanannya. Anakku pun segera berlari menghampiriku sambil antusias berkata: “Bu.. mbak itu bilang, makanan kamu sudah dibayar sama tante kamu yang baju coklat…!” Aku pun tertawa ngakak sekaligus senang dibilang tantenya anakku, karena pasti dia menganggap aku masih muda padahal usiaku sudah 43 tahun sementara anakku sudah 16 tahun lebih. “Aku sebel ibu dibilang tante aku” kata anakku lagi. Anakku memang tidak suka kalau ada orang lain yang mengatakan bahwa ibunya masih muda. Alhamdulillah aku dianugerahi penampilan atau wajah yang lebih muda daripada usiaku.

(Benarkah aku terlihat lebih muda)

Advertisements
Published in: on December 20, 2009 at 7:46 am  Leave a Comment  
Tags: , ,

KULIAH DI SEMESTER BERAPA?

KULIAH DI SEMESTER BERAPA?

Pada tahun 2003 ketika aku sedang sibuk-sibuknya mengerjakan tesis S2 di di salah satu universitas terkenal di Depok, aku pernah mengalami kejadian yang menggelikan sekaligus mengherankan buatku. Suatu hari ketika sedang duduk di atas KRL (Kereta Rel Listrik) jurusan Depok-Jatinegara, tiba-tiba pemuda yang sedari tadi memperhatikanku menegur dengan mengatakan “kuliah di semester berapa?”. Karena kulihat pemuda itu lebih muda usianya dariku, maka aku untuk sedikit memepermainkannya dengan mencoba balik bertanya “menurut mas kira-kira ┬ásemester berapa?”. Sambil agak mengernyitkan dahinya ia coba-coba menerka dengan mengatakan “yah… kira-kira semester 3 lah…”. Dengan agak terkejut bercampur bangga karena kok aku dibilang lebih muda dari usiaku, aku sengaja tidak mengiyakan maupun menyanggahnya tapi malah meneruskan bertanya “kalo mas semester berapa sekarang?”. ┬áDia dengan enteng menjawab “saya sedang membuat skripsi…”. aku langsung mengomentari “Wah hebat mas sudah mau lulus…”. Dia mencoba memberi harapan kepadaku dengan mengatakan “nanti juga kamu akan seperti aku harus buat skripsi, emang betul kamu sekarang semester 3?” Sambil memandangnya dan mencoba berpikir apa yang harus aku katakan, akhirnya aku berterus terang bahwa aku sekarang sedang membuat tesis S2 dan usiaku sekarang sudah 37 tahun jauh lebih tua darinya. Setengah terperangah dengan agak terbata-bata ia bilang “oh gitu ya mbak… maaf ya mbak… saya pikir mbak lebih muda dari saya…” Ia lebih terperangah lagi ketika aku ceritakan bahwa aku telah menikah dan memiliki 2 orang anak yang sudah besar. Aku pun tidak putus-putus herannya, apakah benar kebanyakan orang melihatku lebih muda dari usiaku yang sebenarnya… Alhamdulillah kalau begitu, semoga hal ini bisa menyenangkan orang lain yang melihatnya.

(Benarkah Aku Terlihat Lebih Muda)

Published in: on December 12, 2009 at 5:55 pm  Leave a Comment  
Tags: , , , ,

MANA IBUNYA… KOK GAK DATANG?

MANA IBUNYA… KOK GAK DATANG?

Pada tahun 1993 ketika aku dan suamiku yang baru saja menikah pindah dari rumah orangtuaku untuk menempati rumah baru kami di bilangan Bekasi ada kejadian yang menggelikan. Kejadian itu berawal ketika aku pertama kali mencoba memenuhi undangan untuk ikut arisan dengan ibu-ibu di lingkungan RT tempat tinggalku yang baru. Ketika aku masuk ke rumah salah satu tetangga yang menjadi tuan rumah arisan, ada seorang ibu yang bertanya “mana ibunya… kok gak datang?”. Maka dengan perasaan masih kaget tidak menyangka ditanya demikian, aku menjawab “ibunya adalah saya sendiri Bu…”. Hampir serentak mereka sekarang yang terkaget-kaget sambil nyeletuk “Kok masih muda ya… emang kawin muda ya…?”. Dengan perasaan yang antusias aku menjelaskan bahwa usiaku sekarang 26 tahun. Hampir serentak mereka nyeletuk “kelihatan lebih muda ya…” Bahkan ada yang menambahkan nyeletuk “seperti masih di bawah 20 tahun aja…”. Aku hanya tersenyum-senyum ge’er sambil di dalam hati mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Sang Pencipta.

(Benarkah Aku Terlihat Lebih Muda)

Published in: on December 12, 2009 at 4:59 pm  Leave a Comment  
Tags: , ,