BERITA POLITIK… KOK AKU JENGAH YA…

Antasari Azhar diadukan (dijerat) ke Kepolisian

Pimpinan KPK diadukan (dijerat) ke Kepolisian

Komisi Yudisial melakukan Uji Materi

Presiden membentuk Komisi dipimpin Adnan Buyung Nasution

Memanggil Kapolri, Pimpinan KPK, dan lain-lain

DPR membentuk Pansus DPR mengusut kasus Century

Memanggil Robert Tantular, Sri Mulyani, Budiono, dan lain-lain

Mungkin nanti Sri Mulyani diadukan ke Kepolisian

Mungkin nanti Budiono diadukan ke Kepolisian

Bahkan mungkin juga nanti SBY diadukan ke Kepolisian

Eh.. Mantan Kabareskrim diadukan ke Kepolisian

Eh.. dia minta perlindungan Kepolisian

Jengah aku mendengarnya… melihatnya…

Meski aku tidak menginginkannya…

Media meramaikannya di headline mereka…

Media berpesta pora… tapi kok aku jengah ya…

Seharusnya berita- berita itu jangan di headline…

Gantikan dengan berita gembira buat rakyat banyak

Program pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat…

Program penciptaan lapangan kerja…

Program kesehatan bagi seluruh rakyat…

Program pendidikan yang terjangkau rakyat…

Program perumahan murah buat masyarakat miskin…

Itu saja baru program mengentaskan kemiskinan

Belum program mencerdaskan bangsa

Agar kita menjadi bangsa yang mampu bersaing

Bahkan unggul diantara bangsa-bangsa lain

Kuharap kejengahan ini bisa segera lenyap…

Advertisements

PEMIMPIN BERJIWA KSATRIA

Suksesi Soekarno ke Soeharto

Sikap ksatria dapat diukur dari sejauh mana ia rela mengorbankan kepentingan diri sendiri, keluarga dan golongannya demi kepentingan masyarakat yang luas. Sikap ksatria juga dapat diukur dari sejauh mana ia memikirkan dan menomor-satukan kepentingan masyarakat melampaui kepentingan diri sendiri.

Pemimpin yang mempunyai sikap dan jiwa ksatria kini makin langka. Pemimpin di negeri ini sekarang tidak segan-segan mengutamakan kepentingan sendiri, keluarga dan golongannya, tanpa rasa risi. Bahkan ia dapat melakukan semua itu dengan dalih mempertahankan dan membela kebenaran. Oleh karena itu, di negeri ini sekarang terjadi perpecahan antar umat beragama, antar aliran agama, antar kampung dan warga, antar partai politik dan bahkan antar aparat keamanan. Pesimisme menghinggapi masyarakat Indonesia saat ini. Mereka menunggu dan mencari pemimpin yang dapat menjadi pengayom dan pejuang harkat hidup masyarakat yang telah tersungkur di batas titik nadir. Sungguh sangat memprihatinkan. Sepertinya sulit untuk mencari pemimpin yang kita idamkan.

Bung Karno telah membuktikan diri sebagai ksatria yang pernah dimiliki bangsa ini. Di tengah konflik antar kekuatan politik dan militer di tahun 1965, Bung Karno memilih menanggung segala kekerasan politis, psikologis, bahkan fisik yang menimpa dirinya seorang diri. Dia lebih mencintai kehidupan seluruh bangsa Indonesia daripada dirinya sendiri. Sebagai pemimpin kharismatik, tentu Bung Karno memiliki kemampuan untuk menggerakkan massa yang mendukung atau bersimpati kepadanya untuk melawan kekuatan politik dan militer yang menghimpitnya.

Namun, Bung Karno benar-benar memilih menanggung segala kekerasan yang menimpanya seorang diri, bahkan sampai ia wafatdalam kesendirian yang sangat sepi. Bung Karno adalah pemimpin ksatria. Dia tidak ingin mengorbankan kesatuan bangsa Indonesia hanya untuk ambisi pribadi. Dia tidak ingin bangsa Indonesia terpecah belah karena sebagian dari rakyat Indonesia yang mendukung dan bersimpati kepadanya berhadap-hadapan dengan sebagian dari rakyat Indonesia yang melawannya.

(Sumber: Soekarno di Mata Bangsanya, Galang Press)

Published in: on December 1, 2009 at 11:06 am  Leave a Comment  
Tags: , , , ,

ANGGOTA DPR YANG TERHORMAT…..

Gedung MPR-DPR yang Megah

YANG MEMBANGGAKAN :

  1. Merupakan wakil-wakil terpilih dari seluruh provinsi dari sebuah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia
  2. Merupakan wakil-wakil terpilih dari sebuah negara besar (Indonesia negara terluas ke-7 di dunia dan terbanyak penduduknya ke-5 di dunia)
  3. Dipilih secara langsung oleh rakyat di seluruh negeri (terlepas dengan cara apa dipilih)
  4. Apalagi lagi sih…

Pelantikan Anggota DPR

YANG MENGGELIKAN :

  1. Banyak artis, ganteng-ganteng… dan cantik-cantik…
  2. Ada pelawak… (Komar)
  3. Preman juga ada…
  4. Para pengusaha apalagi… terutama sekarang (karena suara terbanyak)
  5. Tempat ketemu jodoh (Aji & Angelina Sondakh)
  6. Apa lagi ya…

Potret Anggota DPR yang Memprihatinkan

YANG MEMPRIHATINKAN :

  1. Perilaku kekanakan (Gus Dur: “seperti anak TK)
  2. Skandal seksual (Max Moein, Yahya Zaini)
  3. Terjerat kasus korupsi (Al Amin, Amir Yusuf Faisal)
  4. Tingkat kehadiran sidang rendah
  5. Tukang ngantuk…
  6. Maunya dilayani kayak ‘raja’ aja…
  7. Menakutkan dan menyebalkan, bukannya disegani…
  8. Sok tahu, sok pinter… padahal payah dan perlu dukungan tenaga ahli
  9. Tukang ‘complaint’, suka menyalahkan orang lain, padahal dirinya sendiri yang salah atau tidak tahu informasi…
  10. Kurang sopan kalau menegur orang lain…
  11. Ternyata cukup banyak lho yang memiliki IQ terbatas…
  12. Apa lagi nih…
Published in: on November 17, 2009 at 4:17 am  Leave a Comment  
Tags: , , , , ,

CICAK vs BUAYA (KPK vs POLISI-JAKSA)

cicak

Cicak yang Lemah

buaya

Buaya yang Ganas

CICAK vs BUAYA

Cicak – House-Lizard

Cicak – Hemidactylus Frenatus

Cicak Cicak di Dinding…

Permen ‘Cicek’…

versus

Buaya – Crocodile

Buaya – Crocodilus Porosus

Buaya Jolong-Jolong (Tomistona Sehlegeli) : moncong panjang, lancip

Buaya Katak: gemuk dan pendek

Buaya Pandan: kulitnya berwarna hijau dan berukir-ukir

Buaya Tembaga: kulitnya kekuning-kuningan seperti tembaga

Buaya Darat: penjahat; penggemar perempuan (lover of girls)

Buaya Pasar: tukang copet  (pickpocket)

Airmata Buaya…

Sura’buaya’…

Mem-BUAYA: menyerupai buaya, merangkak, menjadi penjahat, mengganggu perempuan (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Mem-BUAYAI: menipu, memperdaya, menggertak, menakut-nakuti (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

BUAYA adalah POLISI-JAKSA

Jadi POLISI-JAKSA adalah….. (subhanallah…)

(Pesan untuk pelontar istilah “cicak vs buaya)

Published in: on November 5, 2009 at 3:16 am  Leave a Comment  
Tags: , , , , , , , , , ,